7,7Indomovie
Indomovie menyusun film seperti sebuah paspor: menurut negara asalnya. Ada Korea dengan 56 film, Jepang dengan 27, India dengan 19, Thailand dengan 10, Tiongkok dan Taiwan dengan 17, Hong Kong dengan 13, serta Amerika dengan 25 film sebagai pembanding. Tiap negara dibagi lagi menurut jenis filmnya, sehingga terbentuk lima belas rak, dan tiap film berdiri di tepat satu rak.
Tujuh negara, lima belas rak
Korea: laga 2010 sampai 2019
Lihat semua (9)Korea: laga 2020 sampai 2026
Lihat semua (17)Korea: thriller dan kriminal
Lihat semua (8)Korea: fiksi ilmiah dan fantasi
Lihat semua (11)
7,0
6,7
7,9
6,0
6,1
6,9Korea: drama dan romantis
Lihat semua (11)Jepang: anime
Lihat semua (15)
8,5
8,5
8,1
8,2
8,1
7,9Jepang: layar hidup
Lihat semua (12)
7,4
7,2
7,9
6,5
5,4
7,7India: laga dan kriminal
Lihat semua (11)India: drama dan romantis
Lihat semua (8)Thailand
Lihat semua (10)Tiongkok: epik dan khayal
Lihat semua (11)
7,4
7,5
7,1
7,3
7,3
5,9Tiongkok dan Taiwan: masa kini
Lihat semua (6)
8,1
6,9
7,6
7,3
7,3
7,6Hong Kong
Lihat semua (13)Amerika: pahlawan super
Lihat semua (14)
8,1
7,6
8,2
8,2
7,3
7,8Amerika: petualangan dan drama
Lihat semua (11)
8,5
8,2
8,1
7,6
7,9
7,2Panduan Indomovie
Indomovie: film Asia menurut negara asal
Tujuh negara, lima belas rak, 167 film
Indomovie menyusun film seperti halaman paspor: menurut negara asalnya. Di sini ada 167 film dari tujuh negara. Korea membawa 56 film, Jepang 27, India 19, Thailand 10, Tiongkok dan Taiwan 17, Hong Kong 13, dan Amerika 25 film sebagai pembanding.
Tiap negara dibagi lagi menurut jenis filmnya, sehingga terbentuk lima belas rak. Tiap film berdiri di tepat satu rak, dan tiap poster membawa label negaranya. Cara menjelajahinya dijelaskan langkah demi langkah di Mulai di Indomovie.
Tiap film punya halaman sendiri dengan poster, sinopsis berbahasa Indonesia, pemeran, sutradara, durasi, dan rating penonton. Tombol Tonton sekarang membuka judul itu di JustWatch, tempat layanan resmi untuk negara Anda ditampilkan.
Mengapa negara asal
Penonton Indonesia sudah lama menonton dengan peta di kepala. Ada yang setia pada film Korea, ada yang tumbuh bersama film India di televisi, ada yang hafal jurus-jurus Hong Kong, dan ada yang mengikuti anime Jepang sejak kecil. Kalimat "ada film Korea bagus?" jauh lebih sering terdengar daripada "ada thriller bagus?".
Negara asal memberi tahu banyak hal sekaligus: bahasa yang terdengar, wajah yang tampil, irama cerita, bahkan panjang filmnya. Film India rata-rata berjalan 166 menit di katalog ini, sedangkan film Hong Kong rata-rata 109 menit. Itu dua malam yang sangat berbeda.
Gagasan lengkapnya, termasuk cara tiap film mendapat raknya, diuraikan di Film menurut negara asal.
Cara membaca beranda
Beranda dibuka dengan papan tujuh baris, satu baris untuk tiap negara. Di tiap baris berjajar rak-rak negara itu, masing-masing dengan nomor urut, nama, dan jumlah film. Korea punya lima rak, Jepang, India, Tiongkok, dan Amerika masing-masing dua, sedangkan Thailand dan Hong Kong masing-masing satu.
Tekan satu rak, dan halaman meluncur ke baris posternya. Tiap rak di beranda menampilkan enam film yang paling banyak dinilai penonton. Di sudut kiri atas poster ada rating, di sudut kanan bawah ada durasi, dan di bawah poster ada label negara serta jenisnya.
Tombol Lihat semua membuka isi rak seutuhnya. Arti label dijelaskan di Label negara di poster.
Indomovie dalam angka
Rata-rata rating seluruh katalog adalah 7,22, dan rata-rata durasinya 127 menit. Dua puluh tiga film mencatat 8,0 atau lebih, dan 60 film mencatat 7,5 atau lebih. Katalog ini berisi film pilihan, yang paling banyak ditonton dan dinilai dari tiap negara.
Film tertua adalah Wheels on Meals dari 1984, dan yang termuda berangka tahun 2026. Enam film berasal dari dasawarsa delapan puluhan, empat dari sembilan puluhan, sembilan belas dari dua ribuan, tujuh puluh dari 2010-an, dan enam puluh delapan dari 2020-an.
Film terpendek adalah Altered Carbon: Resleeved, 75 menit. Film terpanjang adalah Kabhi Khushi Kabhie Gham, 209 menit, hampir tiga kali lipatnya.
Korea: lima rak, 56 film
Korea adalah negara terbesar di Indomovie, dan itu mencerminkan kenyataan: dalam dua dasawarsa terakhir, film Korea menjadi tontonan utama penonton Asia Tenggara. Rata-rata rating 56 filmnya 7,28, dan sembilan di antaranya mencatat 8,0 atau lebih.
Lima raknya adalah Laga 2010 sampai 2019, Laga 2020 sampai 2026, Thriller dan kriminal, Fiksi ilmiah dan fantasi, serta Drama dan romantis. Panduan khususnya ada di Panduan film Korea.
Rak Korea: laga 2010 sampai 2019
Sembilan film dengan rata-rata rating 7,36. The Man from Nowhere dari 2010 membuka rak: Won Bin sebagai pemilik pegadaian pendiam yang turun tangan ketika seorang anak tetangga diculik. Film itu menjadi tolok ukur laga Korea selama bertahun-tahun.
A Taxi Driver memimpin rak dengan 8,0. Song Kang-ho memerankan sopir taksi Seoul yang mengantar seorang wartawan Jerman ke Gwangju pada 1980. Laga di sini berarti keberanian orang biasa, dan film ini termasuk yang paling mengharukan di seluruh katalog.
New World adalah kisah polisi yang menyusup ke organisasi kejahatan, dengan Lee Jung-jae dan Choi Min-sik. Extreme Job adalah komedi laga tentang regu polisi yang menyamar sebagai penjual ayam goreng, lalu kedainya malah laris. Unstoppable menampilkan Don Lee, aktor bertubuh besar yang kemudian menjadi wajah laga Korea.
Rak Korea: laga 2020 sampai 2026
Tujuh belas film, rak terbesar di Indomovie. Masa layanan streaming melahirkan banjir laga Korea, dan banyak di antaranya langsung tayang di ruang keluarga.
Don Lee hadir di tiga film rak ini, termasuk The Roundup dan Badland Hunters. Tinjunya adalah cap dagang: satu pukulan, satu penjahat tumbang. Officer Black Belt memimpin rak dengan 7,7, tentang pemuda ahli bela diri yang membantu petugas pengawas narapidana.
12.12: The Day mencatat 7,6 dan berdurasi 142 menit, terpanjang di rak: rekonstruksi menegangkan atas kudeta militer Desember 1979. Emergency Declaration mengurung Song Kang-ho dan Lee Byung-hun dalam krisis di sebuah pesawat. Hard Hit berjalan 94 menit dan nyaris seluruhnya berlangsung di dalam mobil.
Tokoh perempuan memimpin beberapa film: Jeon Do-yeon dalam Kill Boksoon, Jeon Jong-seo dalam Ballerina, dan Park So-dam dalam Special Delivery. Penghuni termuda rak adalah Humint dari 2026, karya Ryoo Seung-wan, dengan rating 7,4.
Rak Korea: thriller dan kriminal
Delapan film dengan rata-rata rating 7,48, dan tiga di antaranya mencatat 8,0 atau lebih. Di sinilah dua film Korea paling terkenal di dunia berdiri.
Parasite karya Bong Joon Ho mencatat 8,5 dan dinilai oleh lebih dari dua puluh satu ribu penonton, terbanyak di antara seluruh film Asia di katalog. Kisah keluarga miskin yang menyusup ke rumah keluarga kaya itu memenangi Palem Emas di Cannes dan Oscar untuk film terbaik.
Oldboy karya Park Chan-wook, dari 2003, mencatat 8,2: seorang pria dikurung lima belas tahun, lalu dilepas untuk mencari tahu alasannya. Film ini ditujukan bagi penonton dewasa. 1987: When the Day Comes mencatat 8,0 dan menceritakan kematian seorang mahasiswa yang mengguncang sebuah rezim.
Unlocked berangkat dari ketakutan masa kini: ponsel yang jatuh ke tangan orang yang salah. Sutradara yang sama membuat Wall to Wall, tentang suara misterius di apartemen. Karya terbaru Park Chan-wook, dari 2025, juga berdiri di rak ini dengan rating 7,5 dan Lee Byung-hun sebagai pemeran utama.
Rak Korea: fiksi ilmiah dan fantasi
Sebelas film, seluruhnya dari 2018 sampai 2025. Ini wilayah baru bagi perfilman Korea, dan terlihat dari tahunnya. Rata-rata ratingnya 6,85, tanda bahwa genre ini masih mencari bentuk.
The Witch: Part 1. The Subversion memimpin dengan 7,9: seorang siswi desa dengan masa lalu yang gelap, diperankan Kim Da-mi. Lanjutannya mencatat 7,4. Space Sweepers, dengan Song Joong-ki dan Kim Tae-ri, adalah petualangan antariksa besar pertama dari Korea dan dinilai oleh lebih banyak penonton daripada film lain di rak.
Dua film Alienoid karya Choi Dong-hoon mencampur pendekar zaman Goryeo dengan makhluk luar angkasa. Seobok mempertemukan Gong Yoo dengan manusia hasil kloning yang diperankan Park Bo-gum. Lost in Starlight adalah film animasi Korea tentang cinta jarak jauh antara Bumi dan Mars, 96 menit, terpendek di rak.
Rak Korea: drama dan romantis
Sebelas film dengan rata-rata rating 7,8, tertinggi di antara lima belas rak. Lima filmnya mencatat 8,0 atau lebih, dan delapan mencatat 7,5 atau lebih.
My Sassy Girl dari 2001 adalah film yang memperkenalkan komedi romantis Korea ke seluruh Asia, dengan Gianna Jun sebagai gadis galak yang susah dilupakan. 20th Century Girl mencatat 8,2 dan membawa penonton ke tahun 1999, ke masa penyewaan video dan cinta pertama.
Dua film dari 2025 berdiri di puncak: Even If This Love Disappears Tonight dengan 8,5 dan Love Untangled dengan 8,2. Di sisi drama, Hope mencatat 8,4 dan Silenced 8,2. Keduanya berangkat dari peristiwa nyata tentang anak-anak yang menjadi korban, dan ditujukan bagi penonton dewasa.
Little Forest adalah obat penenang: Kim Tae-ri pulang ke desa dan memasak sepanjang empat musim, dalam 103 menit. Broker disutradarai Hirokazu Kore-eda dari Jepang dengan pemeran Korea. Peppermint Candy karya Lee Chang-dong, dari 2000, menceritakan hidup seorang pria secara mundur.
Jepang: dua rak, 27 film
Jepang hadir dengan dua wajah: anime dan film layar hidup. Rata-rata rating 27 filmnya 7,46, dan lebih dari separuhnya, empat belas film, mencatat 7,5 atau lebih. Panduan khususnya ada di Anime dan film Jepang.
Rak Jepang: anime
Lima belas film dengan rata-rata rating 7,74, dan enam di antaranya mencatat 8,0 atau lebih. Rak ini terbentang dari 1988 sampai 2023, tiga puluh lima tahun seni gambar bergerak.
Hayao Miyazaki membuka rak dengan My Neighbor Totoro, 86 menit tentang dua kakak beradik dan roh hutan yang lembut, lalu Spirited Away, yang memimpin rak dengan 8,5 dan dinilai oleh sembilan belas ribu penonton. Kisah Chihiro di pemandian para dewa itu memenangi Oscar dan tetap menjadi pintu masuk terbaik ke dunia anime.
Makoto Shinkai menyusul dengan Your Name., 8,5, tentang dua remaja yang bertukar tubuh, dan Suzume, 7,9, tentang gadis yang menutup pintu-pintu bencana di seluruh Jepang. Mamoru Hosoda hadir lewat Summer Wars, kisah keluarga besar yang melawan kekacauan dunia maya.
Separuh rak lainnya berasal dari serial populer yang naik ke layar lebar: Jujutsu Kaisen 0 dengan 8,1, Black Clover: Sword of the Wizard King dengan 8,1, One Piece Film Red, SPY x FAMILY CODE: White, dan film kereta dari kisah pembasmi iblis yang mencatat 8,2 serta memecahkan rekor penonton di Jepang. Film-film ini paling nikmat bagi yang sudah mengenal serialnya, dan beberapa memuat pertarungan keras yang cocok untuk remaja ke atas.
Rak Jepang: layar hidup
Dua belas film dengan pemeran sungguhan, rata-rata 128 menit. Di sini berdiri sutradara yang paling sering muncul di Indomovie: Hirokazu Kore-eda, dengan tiga film di rak ini dan satu di rak Korea.
Still Walking mencatat 7,8: satu hari dalam kehidupan sebuah keluarga yang berkumpul untuk mengenang anak sulung. After the Storm mengurung seorang ayah yang gagal bersama mantan istri dan anaknya selama badai. Monster memimpin rak dengan 7,9 dan menceritakan satu peristiwa di sekolah dari tiga sudut pandang.
Drive My Car karya Ryusuke Hamaguchi adalah film terpanjang di rak, 179 menit, dan pemenang Oscar film internasional: seorang sutradara teater dan sopir mudanya berbagi kesunyian di dalam mobil merah.
Sisi laga diwakili para samurai. Zatoichi karya Takeshi Kitano menghidupkan pendekar buta legendaris. Dua film Rurouni Kenshin: The Beginning dan Rurouni Kenshin: The Final sama-sama mencatat 7,7 dan termasuk adaptasi manga terbaik yang pernah dibuat. Bleach dan Fullmetal Alchemist mencoba hal serupa, dan Bullet Train Explosion dari 2025 menaruh bom di kereta peluru.
India: dua rak, 19 film
Film berbahasa Hindi punya tempat istimewa di hati penonton Indonesia sejak masa televisi. Sembilan belas film di sini rata-rata berjalan 166 menit, terpanjang di antara semua negara, karena film India menyajikan segalanya dalam satu tiket: drama, tawa, laga, lagu, dan tarian.
Shah Rukh Khan tercatat di antara pemeran utama pada sembilan film, hampir separuh rak India. Panduan bagi yang baru mulai ada di Bollywood untuk pemula.
Rak India: drama dan romantis
Delapan film dengan rata-rata durasi 178 menit. Kabhi Khushi Kabhie Gham dari 2001 memimpin dengan 7,7: kisah keluarga kaya yang terbelah karena pilihan jodoh sang anak, dengan Amitabh Bachchan, Shah Rukh Khan, dan Kajol. Bagi banyak keluarga Indonesia, inilah film India itu sendiri.
Yash Chopra menyumbang dua film: Dil To Pagal Hai dari 1997, film tertua di rak India, dan Veer-Zaara, kisah cinta lintas perbatasan India dan Pakistan dengan rating 7,5. Swades mencatat 7,4: seorang ilmuwan NASA pulang ke desa dan menemukan panggilan hidupnya.
Sanju karya Rajkumar Hirani menceritakan hidup aktor Sanjay Dutt, dengan Ranbir Kapoor. Ae Dil Hai Mushkil adalah yang terpendek, 158 menit, dan itu pun lebih panjang daripada hampir semua film Korea di katalog.
Rak India: laga dan kriminal
Sebelas film dari 2006 sampai 2023. Don menampilkan Shah Rukh Khan sebagai raja dunia hitam dan kembarannya. Om Shanti Om mencatat 7,1 dan merupakan surat cinta kepada Bollywood dasawarsa tujuh puluhan, sekaligus film pertama Deepika Padukone.
Mom memimpin rak dengan 7,5: Sridevi, dalam salah satu peran terakhirnya, sebagai ibu yang mencari keadilan. Jolly LLB 2 adalah komedi ruang sidang dengan Akshay Kumar. Parmanu: The Story of Pokhran merekonstruksi uji nuklir India tahun 1998.
Dua film Dabangg menampilkan Salman Khan sebagai polisi nyentrik. Animal dari 2023 adalah film terpanjang kedua di seluruh katalog, 201 menit, dan sangat keras, khusus untuk penonton dewasa.
Thailand: satu rak, sepuluh film
Rak kecil dengan kejutan besar. How to Make Millions Before Grandma Dies dari 2024 memimpin dengan 8,1: seorang cucu merawat neneknya dengan niat mengincar warisan, lalu belajar mencintainya. Film ini membuat bioskop di seluruh Asia Tenggara basah oleh air mata.
Bad Genius mencatat 7,9 dan mengubah ujian sekolah menjadi film perampokan: sekelompok siswa cerdas menjual jawaban ujian lintas zona waktu. Pemeran utamanya, Chutimon Chuengcharoensukying, juga hadir di Happy Old Year dan Hunger, drama dapur yang pedas tentang seorang juru masak muda dan gurunya yang kejam.
Fast & Feel Love adalah komedi tentang juara susun gelas cepat. Gold Rush Gang, kisah bandit dan kereta emas di ujung Perang Dunia Kedua, serta Bangkok Breaking: Heaven and Hell mewakili sisi laga Thailand. Panduan lengkapnya ada di Panduan film Thailand.
Tiongkok dan Taiwan: dua rak, 17 film
Film berbahasa Mandarin dibagi menjadi dua rak: Epik dan khayal dengan sebelas film, serta Masa kini dengan enam film. Bersama rak Hong Kong, kawasan ini menyumbang tiga puluh film, dan ketiganya dibahas di Film Tiongkok dan Hong Kong.
Rak Tiongkok: epik dan khayal
Sebelas film dari 2000 sampai 2023. Rak dibuka oleh dua film silat yang memperkenalkan keindahan wuxia kepada dunia. Crouching Tiger, Hidden Dragon karya Ang Lee, dengan Chow Yun-Fat dan Michelle Yeoh, memenangi empat Oscar. Hero karya Zhang Yimou, dengan Jet Li, memimpin rak dengan 7,5 dan hanya berjalan 99 menit, tiap babaknya diwarnai satu warna.
John Woo membawa perang Tiga Kerajaan ke layar dalam Red Cliff dan Red Cliff II, hampir lima jam bila ditonton berurutan. The Eight Hundred mengenang pertahanan sebuah gudang di Shanghai pada 1937.
Fiksi ilmiah Tiongkok diwakili The Wandering Earth II, film terpanjang di rak dengan 174 menit, tentang umat manusia yang memindahkan Bumi. Kung Fu Yoga mengirim Jackie Chan berburu harta ke India. Animal World adalah permainan batu-gunting-kertas dengan taruhan nyawa.
Rak Tiongkok dan Taiwan: masa kini
Rak terkecil di Indomovie, enam film, dengan rata-rata rating 7,46. Better Days memimpin dengan 8,1: seorang siswi korban perundungan dan pemuda jalanan yang melindunginya menjelang ujian masuk universitas. Zhou Dongyu, pemeran utamanya, juga membintangi Us and Them, kisah sepasang kekasih yang bertemu di kereta mudik.
Ash Is Purest White karya Jia Zhangke mengikuti seorang perempuan selama tujuh belas tahun perubahan Tiongkok. Big Brother menempatkan Donnie Yen sebagai guru sekolah menengah.
Dari Taiwan datang The Pig, the Snake and the Pigeon, kisah seorang buronan yang ingin menjadi nomor satu, dan Left-Handed Girl dari 2025, tentang seorang ibu dan dua putrinya di pasar malam Taipei.
Hong Kong: satu rak, tiga belas film
Rak dengan sejarah terpanjang: dari 1984 sampai 2021. Rata-rata durasinya 109 menit, terpendek di antara semua negara. Film Hong Kong bergerak cepat dan pulang cepat.
Jackie Chan hadir di empat film rak ini. Police Story dari 1985 memimpin dengan 7,6 dan memuat beberapa adegan berbahaya paling terkenal dalam sejarah film. Wheels on Meals, Project A - Part II, dan Dragons Forever memperlihatkan masa keemasannya bersama Sammo Hung.
Stephen Chow menyumbang dua komedi yang dihafal penonton Indonesia: Shaolin Soccer dan Kung Fu Hustle, yang terakhir dengan rating 7,5. Wong Jing menyumbang tiga film dewa judi, dimulai dari God of Gamblers dengan Chow Yun-Fat yang menyisir rambut ke belakang dan makan cokelat.
Hard Boiled karya John Woo, 7,5, adalah puncak film tembak-menembak Hong Kong. Donnie Yen mewakili masa kini lewat Ip Man 4: The Finale, Raging Fire, dan komedi Enter the Fat Dragon.
Amerika: dua rak, 25 film
Dua puluh lima film Amerika hadir sebagai pembanding: film yang paling banyak ditonton dunia sejak 2012. Rata-rata ratingnya 7,61 dan rata-rata durasinya 138 menit. Peran mereka di Indomovie dijelaskan di Film Amerika sebagai pembanding.
Rak Amerika: pahlawan super
Empat belas film dari 2012 sampai 2021. Empat film Avengers berdiri di sini, dan dua yang terakhir, Avengers: Infinity War serta Avengers: Endgame, memimpin dengan 8,2. The Avengers dari 2012 mencatat 8,1 dan dinilai oleh empat puluh ribu penonton.
Robert Downey Jr. tercatat di antara pemeran utama pada enam film. The Dark Knight Rises karya Christopher Nolan mencatat 7,8. Black Panther, Doctor Strange, Thor: Ragnarok, dan Wonder Woman masing-masing memperkenalkan dunia sendiri. Deadpool adalah yang terpendek, 108 menit, dan yang paling nakal, untuk penonton dewasa.
Rak Amerika: petualangan dan drama
Sebelas film dengan rata-rata rating 7,76. Interstellar memimpin dengan 8,5 dan merupakan film yang paling banyak dinilai di seluruh Indomovie, lebih dari empat puluh satu ribu penonton. Django Unchained mencatat 8,2 dan Joker 8,1.
John Wick berdiri di sini dengan alasan khusus: gaya tembak dan pukulnya berutang banyak pada film Hong Kong di rak sebelah. Mad Max: Fury Road adalah kejar-kejaran dua jam di gurun. Inside Out, 95 menit, adalah satu-satunya film animasi Amerika di katalog. Gone Girl dan Logan ditujukan bagi penonton dewasa.
Tujuh negara dibandingkan
Menurut rata-rata rating, Amerika memimpin dengan 7,61, disusul Jepang dengan 7,46 dan Korea dengan 7,28. Hong Kong mencatat 7,12, Tiongkok dan Taiwan 7,03, Thailand 6,96, dan India 6,58. Selisih itu wajar: dari Amerika hanya dua puluh lima film terlaris yang dipilih, sedangkan dari Korea lima puluh enam.
Menurut durasi, urutannya lain. India memimpin jauh dengan 166 menit, lalu Amerika 138 menit, Tiongkok dan Taiwan 123 menit, Korea dan Thailand 122 menit, Jepang 115 menit, dan Hong Kong 109 menit. Selisih antara ujung atas dan ujung bawah hampir satu jam.
Menurut umur, Hong Kong adalah yang paling tua: delapan dari tiga belas filmnya dirilis sebelum 1995. Korea adalah yang paling muda: empat puluh tiga dari lima puluh enam filmnya dirilis sejak 2018. Peta itu menggambarkan pergeseran pusat film populer Asia, dari Hong Kong pada masa kaset video ke Seoul pada masa streaming.
Rak dengan rating tertinggi
Di tingkat rak, Korea: drama dan romantis memimpin dengan 7,8. Di belakangnya Amerika: petualangan dan drama dengan 7,76, lalu Jepang: anime dengan 7,74. Tiga rak itu punya satu kesamaan: ceritanya bertumpu pada perasaan, lebih daripada pada ledakan.
Amerika: pahlawan super mencatat 7,5, Korea: thriller dan kriminal 7,48, serta Tiongkok dan Taiwan: masa kini 7,46. Di ujung lain, India: laga dan kriminal mencatat 6,5 dan India: drama dan romantis 6,68. Angka itu ditarik turun oleh beberapa film laga berating rendah, sedangkan film Hindi yang paling dicintai tetap mencatat 7,4 atau lebih.
Saran praktisnya: bandingkan rating di dalam satu negara, lebih daripada antarnegara. Film India berating 7,5 adalah film yang sangat dicintai.
Sutradara lintas rak
Hirokazu Kore-eda adalah sutradara dengan film terbanyak di Indomovie: empat judul, tiga di Jepang dan satu di Korea. Seluruhnya bercerita tentang keluarga, sedarah maupun yang terbentuk oleh keadaan.
Tiga sutradara punya tiga film. Park Hoon-jung dari Korea membuat New World dan dua film The Witch. John Woo membuat Hard Boiled di Hong Kong dan dua film Red Cliff di Tiongkok. Wong Jing membuat ketiga film dewa judi.
Sejumlah nama besar hadir dengan dua film: Park Chan-wook, Hayao Miyazaki, Makoto Shinkai, Stephen Chow, Yash Chopra, Karan Johar, Farah Khan, dan Nawapol Thamrongrattanarit dari Thailand. Dari Amerika, Christopher Nolan hadir dengan Interstellar dan The Dark Knight Rises. Uraian lengkapnya ada di Sutradara Asia.
Wajah yang sering muncul
Shah Rukh Khan memimpin dengan sembilan film. Di Korea, Kim Tae-ri dan Don Lee masing-masing hadir di enam film, dan Song Kang-ho di empat film, termasuk Parasite dan A Taxi Driver. Ryu Jun-yeol hadir di lima film.
Di kawasan berbahasa Tionghoa, Jackie Chan dan Donnie Yen masing-masing hadir di lima film, sedangkan Chow Yun-Fat dan Tony Leung Chiu-wai masing-masing di empat film. Keduanya bermain bersama dalam Hard Boiled.
Dari Amerika, Robert Downey Jr. hadir di enam film dan Chris Hemsworth di lima. Menariknya, pemeran Asia sering melintasi rak: Donnie Yen hadir di rak Hong Kong dan dua rak Tiongkok, dan Michelle Yeoh, bintang Crouching Tiger, Hidden Dragon, memulai kariernya di Hong Kong.
Bela diri di lima negara
Seni bela diri adalah bahasa bersama film Asia, dan tiap negara punya logatnya. Hong Kong memberi kungfu yang jenaka dan akrobatik: Jackie Chan memakai tangga, kursi, dan sepeda sebagai senjata. Tiongkok memberi wuxia yang puitis: para pendekar Hero dan Crouching Tiger, Hidden Dragon melayang di atas danau dan pucuk bambu.
Jepang memberi pedang samurai: tebasan cepat dan sunyi dalam Zatoichi dan dua film Rurouni Kenshin. Korea memberi perkelahian jarak dekat yang kasar, dengan pisau dan tinju, seperti di lorong The Man from Nowhere. India memberi pukulan yang melontarkan lawan ke udara, diiringi musik, seperti dalam Dabangg.
Menonton satu film dari tiap negara secara berurutan adalah kuliah singkat yang menyenangkan. Dan pengaruhnya sampai ke Amerika: John Wick secara terbuka meminjam gerak dan irama dari film laga Asia.
Ujian dan bangku sekolah
Tekanan sekolah adalah tema yang dipahami seluruh Asia. Bad Genius dari Thailand menjadikannya film perampokan. Better Days dari Tiongkok menjadikannya drama tentang perundungan dan ujian masuk universitas, dengan rating 8,1.
Monster dari Jepang melihat sekolah dasar dari mata ibu, guru, dan anak. 20th Century Girl dari Korea mengenang masa SMA dengan hangat. Big Brother menempatkan seorang guru yang pandai berkelahi di kelas anak-anak yang hampir menyerah.
Lima film, lima negara, satu ruang kelas. Bagi pelajar dan orang tua Indonesia, film-film ini terasa sangat dekat.
Keluarga di meja makan
Bila bela diri adalah bahasa bersama, keluarga adalah hati bersama. How to Make Millions Before Grandma Dies dari Thailand, Still Walking dari Jepang, dan Kabhi Khushi Kabhie Gham dari India sama-sama bercerita tentang anak, orang tua, dan kata-kata yang lama tertahan.
Parasite memperlihatkan dua keluarga dari dua lantai kehidupan. Broker dan Left-Handed Girl memperlihatkan keluarga yang terbentuk oleh keadaan. My Neighbor Totoro memperlihatkan keluarga dari mata anak-anak yang menunggu ibunya sembuh.
Makanan hampir selalu hadir. Bubur di rumah nenek, tempura jagung di Still Walking, masakan empat musim di Little Forest, mi di pasar malam Taipei. Di film Asia, kasih sayang sering diucapkan lewat piring.
Sejarah yang difilmkan
Beberapa negara memakai film untuk mengingat. Korea paling berani: A Taxi Driver tentang Gwangju 1980, 1987: When the Day Comes tentang gerakan demokrasi, dan 12.12: The Day tentang kudeta 1979. Ketiganya mencatat 7,6 atau lebih, dan ditonton berurutan menurut tahun peristiwa, ketiganya membentuk satu kisah besar tentang jalan sebuah bangsa menuju demokrasi.
Tiongkok mengenang perang lewat The Eight Hundred dan zaman kuno lewat dua film Red Cliff. India mengenang uji nuklirnya lewat Parmanu: The Story of Pokhran. Hong Kong mengenang seorang guru kungfu lewat Ip Man 4: The Finale, dan Jepang mengenang akhir zaman samurai lewat kisah Kenshin.
Film sejarah meminta sedikit bekal. Halaman tiap film memuat sinopsis yang menjelaskan latarnya, cukup untuk mengikuti cerita sejak menit pertama.
Dari komik dan serial ke layar lebar
Jepang adalah negeri adaptasi. Dari lima belas film anime di rak, lebih dari separuh berasal dari manga dan serial televisi. Di rak layar hidup, Bleach, Fullmetal Alchemist, dan dua film Rurouni Kenshin memindahkan tokoh gambar ke tubuh pemeran sungguhan.
Korea melakukan hal serupa dengan komik daring, dan Amerika dengan komik pahlawan super: seluruh empat belas film di rak pahlawan super lahir dari halaman komik. Hong Kong punya caranya sendiri, yaitu mengangkat tokoh nyata seperti Ip Man menjadi legenda berseri.
Bagi penggemar, adaptasi adalah kesempatan melihat tokoh kesayangan bergerak. Bagi pendatang baru, film sering menjadi pintu menuju komik dan serialnya.
Tur tujuh malam, tujuh negara
Cara paling menyenangkan mengenal Indomovie adalah berkeliling. Malam pertama, Hong Kong: Kung Fu Hustle, 99 menit, tawa yang dipahami semua umur remaja ke atas. Malam kedua, Jepang: Spirited Away, untuk seluruh keluarga.
Malam ketiga, Thailand: Bad Genius, yang membuat penonton menahan napas di ruang ujian. Malam keempat, Korea: Extreme Job bila ingin tertawa, atau Parasite bila ingin terpaku. Malam kelima, Tiongkok: Hero, singkat dan indah.
Malam keenam, akhir pekan, India: Kabhi Khushi Kabhie Gham, dengan camilan dan tisu, karena malam itu akan panjang. Malam ketujuh, Amerika: Interstellar, sebagai pembanding dari sisi lain Pasifik. Tujuh malam, tujuh bahasa, dan satu peta film yang mulai terasa akrab.
Pintu masuk tiap negara
Tiap negara punya film yang ramah bagi pendatang baru. Untuk Korea, mulailah dari A Taxi Driver atau My Sassy Girl. Untuk anime, My Neighbor Totoro bagi anak kecil dan Your Name. bagi remaja. Untuk film layar hidup Jepang, Monster.
Untuk India, Om Shanti Om memberi semua unsur Bollywood dalam satu film. Untuk Thailand, film tentang nenek dan cucu yang memimpin rak. Untuk Tiongkok, Crouching Tiger, Hidden Dragon. Untuk Hong Kong, Police Story atau Shaolin Soccer.
Setelah pintu pertama terbuka, rak di sebelahnya biasanya mengundang dengan sendirinya. Penonton yang menyukai Police Story akan senang dengan Raging Fire, dan penonton yang menyukai Your Name. akan menemukan Suzume.
Negara dan umur penonton
Rak anime dan dua rak Amerika adalah yang paling ramah keluarga, dengan catatan. My Neighbor Totoro, Spirited Away, Summer Wars, dan Inside Out cocok untuk anak. Film pahlawan super umumnya cocok untuk remaja.
Rak laga dan thriller Korea, sebagian anime pertarungan, serta beberapa film India dan Amerika memuat kekerasan yang gamblang. Indomovie menandainya dalam uraian rak, dan layanan resmi mencantumkan klasifikasi umur tiap film.
Untuk malam bersama kakek dan nenek, film Hong Kong lama dan film India keluarga adalah pilihan yang hampir selalu berhasil, karena banyak di antaranya pernah mereka tonton di televisi puluhan tahun lalu.
Tujuh bahasa, satu teks terjemahan
Film di Indomovie berbicara dalam bahasa Korea, Jepang, Hindi, Thai, Mandarin, Kanton, dan Inggris. Seluruh sinopsis, nama rak, dan keterangan ditulis dalam bahasa Indonesia, dan judul ditampilkan dalam bentuk internasionalnya agar mudah dicari.
Layanan resmi umumnya menyediakan teks bahasa Indonesia untuk film Asia populer. Untuk anime, sering tersedia pilihan sulih suara. Untuk film India, lagu-lagunya biasanya ikut diterjemahkan, dan liriknya sering membawa cerita. Rinciannya ada di Bahasa dan subtitle.
Mencari film di Indomovie
Ada tiga jalan. Papan negara di beranda cocok bagi Anda yang tahu ingin menonton film dari negara mana. Kotak pencarian menerima judul, nama pemeran, dan nama sutradara. Daftar A–Z menyusun seluruh 167 film menurut abjad.
Menu atas membuka daftar gabungan tiap negara, dengan film terpopuler lebih dulu. Semua cara itu dijelaskan di halaman Pencarian. Di ponsel, papan negara tersusun menurun dan poster tampil dua kolom, seperti diuraikan di Indomovie di ponsel.
Setelah menemukan film, tekan Daftar Saya untuk menyimpannya. Cara menyusun daftar menurut negara ada di Panduan Daftar Saya.
Gelombang demi gelombang
Katalog ini bisa dibaca sebagai sejarah singkat selera penonton Asia Tenggara. Gelombang pertama datang dari Hong Kong. Pada dasawarsa delapan puluhan dan sembilan puluhan, film Jackie Chan, Chow Yun-Fat, dan Stephen Chow beredar lewat bioskop, kaset video, dan televisi, dan delapan film dari masa itu berdiri di rak Hong Kong.
Gelombang kedua datang dari India. Dil To Pagal Hai dan Kabhi Khushi Kabhie Gham mewakili masa ketika film Hindi diputar tiap akhir pekan di televisi kita dan lagu-lagunya dihafal di luar kepala.
Gelombang ketiga datang dari Jepang dan Korea sekaligus. Spirited Away dan My Sassy Girl sama-sama dirilis pada 2001. Sejak itu anime menjadi bahasa generasi muda, dan film Korea tumbuh dari kisah cinta menjadi laga, thriller, dan fiksi ilmiah.
Gelombang terbaru adalah Thailand. Sembilan dari sepuluh film Thailand di sini dirilis sejak 2018, dan dua di antaranya sudah mencatat rating di sekitar 8,0. Asia Tenggara kini ikut bercerita kepada dunia.
Layanan streaming dan film Asia
Enam puluh delapan film di Indomovie dirilis sejak 2020, dan sebagian besar film Korea di antaranya tayang perdana di layanan streaming. Space Sweepers, Kill Boksoon, Ballerina, Badland Hunters, dan Officer Black Belt langsung menjangkau penonton di ratusan negara pada hari yang sama.
Hal serupa terjadi di negara lain. Hunger dari Thailand, Bullet Train Explosion dan Demon City dari Jepang, serta A Whisker Away dan Bubble dari dunia anime dibuat untuk ditonton di rumah.
Bagi penonton Indonesia, perubahan itu berarti jarak yang makin pendek. Film Asia terbaru kini tiba pada hari perilisan, lengkap dengan teks bahasa Indonesia. Tombol Tonton sekarang di tiap halaman film menunjukkan layanan mana yang menayangkannya di negara Anda.
Dua film, dua negara, satu malam
Menyandingkan film dari dua negara membuka percakapan yang menarik. Hard Boiled dari Hong Kong dan John Wick dari Amerika memperlihatkan guru dan murid dalam seni tembak-menembak. Bad Genius dari Thailand dan Better Days dari Tiongkok memperlihatkan dua wajah tekanan ujian.
Still Walking dari Jepang dan film nenek-cucu dari Thailand sama-sama mengajak penonton pulang ke rumah orang tua. Crouching Tiger, Hidden Dragon dan dua film Rurouni Kenshin mempertemukan pedang Tiongkok dengan pedang Jepang.
Space Sweepers dari Korea dan The Wandering Earth II dari Tiongkok memperlihatkan dua negara Asia yang menatap antariksa, dan Interstellar dari Amerika melengkapinya sebagai malam ketiga. Extreme Job dan Kung Fu Hustle membuktikan bahwa laga dan lelucon akur di mana pun.
Perempuan yang memimpin cerita
Film laga Asia makin sering dipimpin perempuan. Di Korea ada pembunuh bayaran yang juga seorang ibu dalam Kill Boksoon, pengemudi andal dalam Special Delivery, dan gadis berkekuatan misterius dalam dua film The Witch. Di Jepang ada Azumi, pendekar muda dari 2003.
Di luar laga, Mom dari India bertumpu pada Sridevi. Ash Is Purest White bertumpu pada Zhao Tao. Hunger dan Bad Genius bertumpu pada pemeran yang sama dari Thailand. Dan dunia anime sejak lama menempatkan gadis sebagai pahlawan: Chihiro, Suzume, serta dua kakak beradik sahabat Totoro.
Dari kursi sutradara, René Liu membuat Us and Them, Yim Soon-rye membuat Little Forest, Farah Khan membuat dua film India di katalog ini, dan Patty Jenkins membuat Wonder Woman.
Memilih menurut waktu yang tersedia
Negara asal adalah petunjuk waktu yang andal. Punya sembilan puluh menit? Hong Kong hampir selalu menjawab: Dragons Forever berjalan 93 menit dan Police Story 99 menit. Anime juga ringkas: My Neighbor Totoro 86 menit.
Punya dua jam? Korea, Thailand, dan Tiongkok berkumpul di kisaran itu. Punya tiga jam dan hati yang lapang? India menanti, dengan jeda di tengah film untuk menyeduh teh, seperti di bioskop aslinya.
Sepuluh film di Indomovie berjalan 170 menit atau lebih, dan tujuh di antaranya dari India. Tiga sisanya adalah Avengers: Endgame, Drive My Car, dan The Wandering Earth II. Semuanya layak mendapat satu sore penuh.
Kota-kota Asia di layar
Menonton menurut negara juga berarti berwisata kota. Seoul tampil dalam banyak rupa: rumah mewah di bukit dan kamar setengah bawah tanah dalam Parasite, jalanan tahun 1988 dalam Seoul Vibe, dan gang-gang malam dalam film Don Lee. Gwangju menjadi pusat A Taxi Driver.
Tokyo dan sebuah desa di pegunungan bertukar tempat dalam Your Name.. Hiroshima menjadi latar yang hening dalam Drive My Car. Hong Kong lama, dengan pasar, bus tingkat, dan pusat perbelanjaannya, terekam dalam Police Story, dan rumah tehnya dalam Hard Boiled.
Bangkok tampil dari dapur restoran mewah dalam Hunger sampai ambulans relawan dalam Bangkok Breaking: Heaven and Hell. Shanghai tahun 1937 hadir dalam The Eight Hundred, dan pasar malam Taipei dalam Left-Handed Girl. Tujuh negara, belasan kota, dan semuanya bisa dikunjungi dari sofa.
Lagu yang tertinggal di kepala
Film Asia pandai meninggalkan lagu. Film India tentu juaranya: Om Shanti Om dan Dil To Pagal Hai dikenang lewat nyanyian dan tariannya, dan yang kedua bahkan bercerita tentang sebuah kelompok tari.
Anime punya caranya sendiri. Lagu-lagu dalam Your Name. dan Suzume menjadi bagian dari cerita, dan One Piece Film Red menempatkan seorang penyanyi di pusat petualangan. Di Korea, 20th Century Girl menghidupkan kembali lagu pop akhir sembilan puluhan.
Dan siapa pun yang tumbuh dengan film Hong Kong ingat musik pembuka film dewa judi, yang mengiringi langkah Chow Yun-Fat ke meja kartu. Sesudah menonton, cobalah mencari lagu-lagunya di layanan musik resmi: itu cara yang menyenangkan untuk memperpanjang suasana film.
Bagaimana sebuah film mendapat raknya
Negara ditentukan dari bahasa asli film. Film berbahasa Korea berdiri di Korea, berbahasa Jepang di Jepang, berbahasa Hindi di India, berbahasa Thai di Thailand, berbahasa Mandarin di Tiongkok dan Taiwan, berbahasa Kanton di Hong Kong, dan berbahasa Inggris di Amerika.
Cara itu menjawab kasus yang rumit. Broker disutradarai orang Jepang, tetapi berbahasa Korea dan berdiri di Korea. Hero dibintangi aktor Hong Kong, tetapi berbahasa Mandarin dan berdiri di Tiongkok. Kung Fu Yoga berlatar India, tetapi berbahasa Mandarin.
Di dalam tiap negara, jenis film ditentukan dari genre yang tercatat. Di Korea, unsur fiksi ilmiah dan fantasi diperiksa lebih dulu, lalu laga, lalu thriller. Di Jepang, garis pemisahnya adalah animasi. Di Amerika, garis pemisahnya adalah asal dari komik pahlawan super. Tiap film mendapat tepat satu rak, dan jumlah seluruh rak selalu 167.
Label di tiap poster
Di bawah tiap poster tertulis label dua kata, misalnya Korea · Laga, Jepang · Anime, atau India · Drama. Kata pertama adalah negara, kata kedua adalah jenis film. Thailand dan Hong Kong, yang masing-masing punya satu rak, cukup memakai nama negaranya.
Di sudut kiri atas poster ada rating dengan latar merah. Di sudut kanan bawah ada durasi dalam menit, keterangan yang sangat berguna ketika membandingkan film Hong Kong dengan film India. Di bawah judul tertulis tahun dan genre utama.
Contoh untuk kelima belas rak ada di Label negara di poster.
Keliling Asia dalam setahun
Indomovie bisa menjadi rencana tontonan setahun. Januari dan Februari untuk Hong Kong dan Tiongkok, bertepatan dengan suasana Imlek. Maret dan April untuk Jepang, musim sakura dan musim anime baru. Mei dan Juni untuk India, ketika libur sekolah memberi waktu bagi film panjang.
Juli sampai September untuk Korea, negara terbesar, dengan satu rak tiap dua pekan. Oktober untuk Thailand. November dan Desember untuk Amerika, ketika film besar akhir tahun berdatangan dan asyik dibandingkan dengan yang sudah ditonton.
Dengan satu film tiap akhir pekan, Anda menamatkan sekitar lima puluh film, hampir sepertiga katalog, dan mengenal ketujuh negara dari dekat.
Film Asia di panggung dunia
Banyak film di Indomovie pulang membawa piala. Parasite memenangi Palem Emas di Cannes dan empat Oscar, termasuk film terbaik, yang pertama bagi film berbahasa selain Inggris. Spirited Away memenangi Oscar film animasi. Drive My Car memenangi Oscar film internasional.
Crouching Tiger, Hidden Dragon memenangi empat Oscar pada 2001 dan membuka jalan bagi film berbahasa Mandarin di bioskop Barat. Oldboy memenangi Grand Prix di Cannes. Monster memenangi penghargaan skenario di Cannes, dan Broker memberi Song Kang-ho penghargaan aktor terbaik di festival yang sama. Better Days masuk nominasi Oscar mewakili Hong Kong.
Piala adalah satu ukuran, dan penonton adalah ukuran lain. Kekuatan katalog ini terletak pada pertemuan keduanya: film yang dipuji juri berdiri berdampingan dengan film yang dicintai penonton, di rak negara yang sama.
Tawa dalam tujuh logat
Humor adalah hal yang paling sulit menyeberangi bahasa, tetapi beberapa film berhasil. Hong Kong punya gaya konyol Stephen Chow, yang leluconnya bertumpu pada gerak dan wajah. Shaolin Soccer membuat sepak bola menjadi jurus, dan penonton di mana pun mengerti.
Korea punya komedi keadaan: regu polisi yang lebih sukses berjualan ayam goreng dalam Extreme Job, atau agen rahasia gadungan dalam Mission: Possible. India punya komedi rombongan yang meriah dalam Happy New Year, lengkap dengan lomba tari dunia.
Thailand punya humor kering dalam Fast & Feel Love. Jepang menyelipkan tawa ke dalam anime keluarga mata-mata, SPY x FAMILY CODE: White. Dan Amerika menyumbang Thor: Ragnarok, film pahlawan super paling jenaka di rak. Tujuh negara, tujuh cara tertawa.
Rak besar dan rak kecil
Rak terbesar adalah Korea: laga 2020 sampai 2026 dengan 17 film, disusul Jepang: anime dengan 15 film dan Amerika: pahlawan super dengan 14 film. Rak terkecil adalah Tiongkok dan Taiwan: masa kini dengan 6 film, lalu dua rak berisi 8 film.
Lima rak berisi tepat sebelas film: dua rak Korea, satu rak India, satu rak Tiongkok, dan satu rak Amerika. Ukuran yang seragam itu memudahkan: satu rak bisa ditamatkan dalam tiga bulan dengan satu film tiap akhir pekan, dan negara terkecil, Thailand, dalam sepuluh pekan.
Catatan kecil sebelum berangkat
Beberapa kebiasaan kecil membuat perjalanan film Asia lebih nikmat. Pertama, tontonlah dengan suara asli dan teks terjemahan. Suara para pemeran, dari gumaman Song Kang-ho sampai tawa Jackie Chan, adalah separuh dari pesona film.
Kedua, biarkan lima belas menit pertama berjalan dengan sabar. Film Jepang dan film India sering membuka cerita dengan tenang, memperkenalkan keluarga dan kampung halaman, lalu baru menggenggam penonton. Film Hong Kong dan laga Korea sebaliknya: keduanya langsung berlari sejak adegan pembuka.
Ketiga, catat nama yang Anda sukai. Bila seorang pemeran atau sutradara mencuri perhatian, ketik namanya di kotak pencarian, dan Indomovie akan menunjukkan film lain miliknya di rak mana pun. Dari satu nama ke nama berikutnya, peta tujuh negara itu akan terisi dengan sendirinya, dan daftar tontonan Anda akan tumbuh menjadi koleksi pribadi yang membanggakan.
Keempat, berbagilah. Film Asia paling hidup ketika dibicarakan: ceritakan kepada teman film mana yang membuat Anda tertawa, mana yang membuat Anda terdiam, dan dari negara mana film itu datang. Rekomendasi dari mulut ke mulut adalah cara film-film ini menyeberangi lautan sejak masa kaset video, dan cara itu tetap yang terbaik sampai hari ini.
Lima langkah untuk kunjungan pertama
Langkah pertama: pilih satu negara di papan beranda. Langkah kedua: tekan salah satu raknya. Langkah ketiga: baca rating, durasi, dan label di poster.
Langkah keempat: buka halaman film, baca sinopsis, dan lihat pemerannya. Langkah kelima: pilih negara Anda dan tekan Tonton sekarang untuk melihat layanan resmi yang menayangkannya. Uraiannya ada di Mulai di Indomovie.
Yang dijaga Indomovie
Tiap film berdiri di tepat satu rak, sehingga lima belas rak itu bersih dari tumpang-tindih. Negara ditentukan dari bahasa asli film. Angka di halaman ini dihitung dari katalog itu sendiri.
Sinopsis ditulis dalam bahasa Indonesia. Rating ditampilkan apa adanya. Tombol Tonton sekarang selalu mengarah ke halaman pencarian layanan resmi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering datang ada di bawah ini. Versi panjangnya ada di halaman Tanya jawab.
Paspor Anda sudah siap
Asia adalah benua para pencerita. Ada pendekar yang melayang di atas bambu, sopir taksi yang menemukan keberaniannya, gadis kecil di pemandian para dewa, keluarga besar yang menari di pesta pernikahan, dan seorang cucu yang belajar menyayangi neneknya.
Indomovie menaruh semuanya di satu peta, dengan label negara di tiap poster. Pilih satu negara malam ini, dan negara lain besok. Selamat berkeliling, dan selamat menonton.
Pertanyaan
Apa itu Indomovie?
Indomovie adalah panduan film Asia berbahasa Indonesia: 167 film dari tujuh negara, disusun menurut negara asal dalam lima belas rak, dengan sinopsis berbahasa Indonesia.
Negara apa saja yang ada?
Korea dengan 56 film, Jepang dengan 27, Amerika dengan 25, India dengan 19, Tiongkok dan Taiwan dengan 17, Hong Kong dengan 13, dan Thailand dengan 10 film.
Di mana saya bisa menonton filmnya?
Buka halaman film, pilih negara Anda di bagian Tempat menonton, lalu tekan Tonton sekarang. Halaman judul itu terbuka di JustWatch dengan daftar layanan resmi yang menyediakannya.
Bagaimana negara sebuah film ditentukan?
Dari bahasa aslinya. Film berbahasa Mandarin berdiri di Tiongkok dan Taiwan, film berbahasa Kanton di Hong Kong, dan seterusnya.
Rak mana yang ratingnya paling tinggi?
Korea: drama dan romantis dengan rata-rata 7,8, disusul Amerika: petualangan dan drama dengan 7,76 dan Jepang: anime dengan 7,74.
Mengapa film India begitu panjang?
Film India memadukan drama, komedi, laga, lagu, dan tarian dalam satu tontonan. Rata-rata durasinya di Indomovie 166 menit, dan yang terpanjang, Kabhi Khushi Kabhie Gham, berjalan 209 menit.
Film Asia mana yang paling banyak dinilai penonton?
Parasite dari Korea dengan lebih dari dua puluh satu ribu penilai, disusul Spirited Away dan Your Name. dari Jepang.
Apakah ada film untuk anak-anak?
Ada. My Neighbor Totoro, Spirited Away, Summer Wars, dan Inside Out cocok untuk keluarga. Bacalah sinopsis sebelum memilih film dari rak laga dan thriller.
Mengapa ada film Amerika di panduan film Asia?
Dua puluh lima film Amerika terlaris sejak 2012 hadir sebagai pembanding, agar penonton bisa menyandingkan film Asia dengan tontonan dunia yang sudah dikenalnya.
Bagaimana cara menyimpan film?
Tekan tombol Daftar Saya di halaman film. Daftar tersimpan di peramban Anda dan bisa dibuka kapan saja dari menu atas.
8,0
6,9
7,4
7,2
7,7
6,7
7,0
7,2
6,9
7,3
7,4
8,5
8,2
7,5
7,3
6,2
7,3
8,4
8,2
8,2
7,5
7,2
7,5
7,1
6,6
6,9
6,1
7,5
6,1
7,7
7,4
7,5
6,4
7,2
6,9
7,9
7,2
8,1
6,3
7,0
6,8
7,5
7,2
7,3
7,6
7,5
6,9